Ramadhan yang bolong-bolong

Ramadhan sudah berakhir. Banyak target yang dicanangkan di awal bulan yang akhirnya cuma wacana saat Ramadhan berakhir. Dasar tukang wacana!
Baca lebih lanjut

Iklan

Apa kabarnya?

Apa kabarnya para penduduk blog gratisan? Sudah berapa tulisan yang kau buat selama ini? Sudah berapa komentar yang ditulis orang lain di blog ini?

Ternyata meski sudah lama tak diisi, masih ada saja yang main ke sini. Kadang kasihan juga, karena tak ada yang baru di sini. Dan di blog yang ini  pun jarang diupdate.

Sang empu blog ini memang sangat pemalas loh. Termasuk malas membayar paket domain dan hostingan sedemikian sehingga sempat mati domain berbayarnya.

Ya sudah lah ya. Ini hanya tulisan tak jelas di siang yang mendung ini. Semoga tidak bermanfaat bagi yang membacanya. Semoga kembali ke jalan yang benar.

Hiatus (lagi)

ENTAH apakah saya bisa melakukannya. Untuk sementara waktu, sepertinya harus tenggelam dulu dari hiruk pikuk dunia maya. Oke ini terlalu berlebihan. Sementara, sepertinya saya harus menjauh dulu dari jejaring media sosial.

karena kamu. ya kamu. ah kamu. ya kamu. sang pelabuhan tua, suram, dan kelam.

Terus apa poinnya antara kamu dan media sosial yang mulai menjenuhkan itu? Entahlah. Apakah semua harus selalu berhubungan? Tentu tidak bukan? “Bukan!” kata dia.

Koboi Kampus

LAGU apa yang paling cocok untuk hari ini? Tentu saja lagu The Panas Dalam, Koboi Kampus. Lagu yang dengan sangat cerdas mengutarakan dan menyelatankan perasaan hati, bahwa diri ini ingin segera terbebas dari belenggu kampus cap gajah. Simaklah potongan lirik berikut.

Lalu kapan saya akan di Wisuda
Adik kelas sudah lebih dulu
Rasa cemas merasa masih begini
Temen baik sudah di DO
Orang tua di desa menunggu
Calon istri gelisah menanti

Bait pertama begitu menusuk hati. Hati para mahasiswa yang seharusnya sudah ditendang agar segera keluar. Yang sudah mulai dilupakan pembimbingnya karena heran kok nggak lulus-lulus haha..

Jadi begitulah, terima kasih kepada ayah Pidi Baiq yang sudah menciptakan lagu nan fenomenal tersebut. Semoga lagu tersebut mengingatkan kepada kalian (saya) yang masih betah di kampus, bahwa ada yang menunggu anda (saya), yang berharap anda (saya) segera memakai toga kebesaranmu itu. Ya minimal orang tua. Atau pasangan hidup (kalau punya -__-).

menulis itu…

SUDAH lama tidak menulis di sini. Malu juga, padahal Matt Mullenweg sudah berbaik hati membuat CMS bernama WordPress dan menyediakan hostingan gratisan di WordPress.com.

Tapi begitulah, ketika terlalu banyak tempat, malah susah untuk mengisinya. Padahal awalnya blog ini digunakan untuk eksperiman menulis, karena menulis serius (serius dalam segmen blog tentu) sudah disediakan khusus di ha.hn.web.id. Blog utama yang seharusnya sering juga diisi karena sudah bayar mahal. duh.

Tapi begitulah, bahwa dengan kesibukan seperti sekarang, malah membbuat blog ini dan itu pun menjadi terbengkalai. Padahal setiap hari terhubung ke jejaring dunia maya, tapi malah seringkali terabaikan. Begitulah.